sbobet
https://angelnailswayzata.com/service

Petugas Lapas Jakarta Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

Petugas Lapas Jakarta Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

Petugas Lapas Jakarta Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

Pada Selasa, 11 November 2025, petugas di Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta (Jakarta) berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang di sembunyikan dalam pembalut wanita oleh pengunjung yang hendak menitipkan ke warga binaan. Total barang bukti yang di amankan mencapai 32,7 gram sabu.

Kepala Lapas, Syarpani, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sekecil apa pun bagi peredaran narkoba di dalam lembaganya. “Kami akan terus memperketat pemeriksaan, baik terhadap pengunjung maupun barang bawaannya. Lapas harus menjadi tempat pembinaan, bukan tempat peredaran narkoba,” ujarnya.

Kr0nologi dan Modus Penyelundupan

Pada kejadian pertama, petugas mencurigakan gerak gerik seroang pengunjung wanita yang hendak membesuk warga binaan. Setelah di lakukan penggeledahan oleh petugas perempuan, di temukan dua bungkus berisi serbuk kristal putih, di duga sabu yang di sembunyikan dalam pembalut. Beratnya tercatat sekitar 9.2 gram.

Tak lama kemudian, kasus kedua muncul dengan modus yang sama. Seroang pengunjung wanita lain mencoba menitipkan barang dengan pembalut yang telah di modifikasi. Petugas berhasil mengamankan dua bungkus sabu dengan total berat 23.5 gram.

Seluruh barang bukti beserta pengunjung yang terlibat telah di serahkan ke polres metro jakarta timur untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Meningkat Tajam

Peningkatan Pengawasan dan Teknologi Keamanan

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa modus penyelundupan narkoba ke dalam lapas semakin kreatif dan memerlukan pengawasan ekstra. Lapas narkotika jakarta telah memperketat prosedur pemeriksaan barang titipan dan kunjungan.

Pihak lapas menyatakan akan mempertimbangkan penggunaan teknologi tambahan seperti Body scanner, x-ray, dan sniffer dog, serta memperkuat pemeriksaan manual ileh petugas terlatih agar modus seperti ini bisa di putus sejak dini.

Kepala lapas syarpani juga mengapresiasi ketelitian jajaran petugas yang telah bekerja dengan ceermat dan penuh tanggung jawab. “Ini bukti kami tidak pernah lengah dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan keterlibatan di lapas,” ujarnya.

Risiko dan Dampak bagi Lingkungan Pemasyarakatan

Modus penyelundupan narkotika ke lapas merupakan potensi besar gangguan terhadap pembinaan warga binaan dan keamanan internal. Jika sabu berhasil masuk ke dalam sel, maka bisa memicu peredaran narkoba di antara warga binaan, menggagalkan proses rehabilitasi, dan merusak citra lembaga pemasyarakatan.

Data resmi menunjukkan bahwa sejak awal 2025 hingga saat ini, lapas narkotika jakarta telah menggagalkan beberapa upaya penyelundupan narkoba oleh pengunjung dengan berbagai modus.

Dengan demikian, penguatan pengawasan dan sistem keamanan menjadi prioritas yang berkelanjuta agar lembaga pemasyarakatan benar benar menjadi tempat rehabilitasi dan pembinaan, bukan sarang peredaran.

Peran Edukasi, Sinergi dan Pelibatan Masyarakat

Ke depan, keberhasilan semacam ini tidak hanya tergantung pada petugas lapas saja, tetapi juga sinergi antara lembaga (lapas, kepolisian, badan narkotika) serta partisipasi masyarakat sebagai pengunjung. Beberapa poin penting yang perlu di perhatikan:

  • Pengunjung lapas harus selalu mematuhi prosedur kunjungan dan menyadari bahwa barang titipan akan di periksa secara ketat.
  • Petugas lapas perlu terus di bekali perhatian dan peralatan yang memadai untuk mendeteksi modus modis baru.
  • Edukasi terhadap warga binaan harus menyertakan pemahaman bahwa lapas bukan tempat untuk peredaran narkoba, melainkan pembinaan dan reintegrasi sosial.
  • Transparansi dan laporan indikasi penyelundupan dari masyarakat juga dapat memperkuat sistem keamanan.

Dengan pendekatan menyeluruh dan berkelanjutan, di harapkan lembaga seperti lapas narkotika jakarta benar benar bisa menjaga zero narkoba dan menciptakan lingkungan yang mana, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version