Kasus Penipuan Bermodus Penipuan Belanja – Otoritas Jasa Keuangan atau OJK membongkar terkait modus kasus penipuan keuangan. Malah kerugian karena penipuan ini sampai triliun rupiah. Scam adalah bentuk penipuan yang mempunyai tujuan untuk mendapat keuntungan secara tidak jujur dari korban, seperti uang, data pribadi, atau barang. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi serta Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan masih banyak masyarakat yang terkena penipuan.
Dari data Indonesia Anti-Scam Center per November, data kerugian masyarakat yang di laporkan kepada Indonesia Anti-Scam Center sudah sampai Rp7,3 triliun, termasuk lebih dari 323 ribu laporan masyarakat. Kalau di banding dengan negara lain mereka dalam satu hari bisa mahjong slot menerima 150-200 laporan. Sedangkan di Indonesia, bisa menerima 800-1000 laporan masyarakat yang terkena penipuan. Kasus ini sangat menakutkan serta menyedihkan. Ada beberapa cara yang di laksanakan seperti penipuan transaksi belanja yang jumlahnya sampai 58 ribu laporan dengan kerugian lebih dari Rp1 triliun.
Cara lain yaitu dengan telepon palsu, ini juga banyak melanda masyarakat dengan mereka pura-pura menjadi teman, saudara, pra-pura kecelakaan dan lain-lain. Yang ketinga adalah penipuan investasi.
Baca juga : Membangun Harapan di Pojok Lokal
Cara Literasi Keuangan
Melihat hal itu, OJK terus berusaha memunculkan inovasi serta cara literasi keuangan yang ampuh serta berkesinambungan dengan semua pemangku kepentingan, salah satunya lewat acara Gerakan Nasional Cerdas Keuangan. Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi serta Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, ini adalah satu gerakan nasional mengaitkan seluruh pelaku jasa keuangan. Menurut data di Oktober, lewat program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, sudah di lakukan 42.121 program edukasi serta literasi yang sudah mencapai lebih dari 200 juta peserta atau viewers di seluruh Indonesia.
Masyarakat Harus Berhati-hati
Fridrica juga memperingatkan masyarakat tentang pentingnya edukasi keuangan supaya bisa mengontrol keuangan secara bijak, tangguh, serta juga slot bonus 100 berkelanjutan. OJK, berharap semakin banyak generasi muda yang bisa merencanakan masa depan keuangannya dengan lebih baik, sampai tidak ada lagi trial and error, tapi penuh kontrol serta arah yang jelas menuju masa depan yang sejahtera. Dengan tantangan-tantangan ini, OJK mengatakan hal ini masih menjadi pekerjaan rumah yang besar. OJK memiliki tugas untuk menjaga masyarakat dari beragam ancaman seperti penipuan.